Di Puncak Kejenuhan ini....,,,
akhirnya pertanyaan itu pun mampu ku lontarkan meski hanya melalui pesan singkat......
Pertanyaan yang kemudian memancing kemarahannya..
Hingga Kehangatanya sejenak berubah menjadi Es..dingiin beku
Namun kemudian menghangat kembali meski kami tak jua menemukan jawaban dari pertanyaan itu
Yang rasanya tak mungkin hal itu kami tinggalkan untuk keegoisan kami atas nama kebahagiaan.
Hati ini Terombang-ambing dalam Realita hidup...
Realita yang sukar dipecahkan
Tapi segala sesuatu pasti Allah ciptakaan satu paket dengan penawarnya
Begitu pula dengan hati kami
Yang tanpa diminta telah cuma2 Allah anugerahkan kepada kami pun akan diberikan jalan keluar untuk setiap permasalahanya
Terkadang semua ini bagaikan diorama yang bergerak diatas air, Ia terus berjalan seiring aliran air yg semakin deras menuju muara ... Tanpa ada yang berubah didalam diorama itu sendiri sebelum ada tangan yang mengubahnya. Hanya bisa menunggu tanpa bisa lakukan satu hal kecil pun yang cukup berarti.
Hanya bermodalkan 2 kata "Sabar dan Ikhlas" . Tp terkadang Kejenuhan itupun membuncah... Keinginan, kebutuhan dan kewajiban yang membuat aliran air terasa semakin deras dan mempercepat perjalanan ini menuju muara.., Entah hingga kapan kami terkungkung dalam diorama ini....yg org tak pernah tau seperti apa sesungguhnya diorama kami saat ini.
Aku ikhlas, aku ikhlas , aku ikhlas...
T.T
Tidak ada komentar:
Posting Komentar